EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 11 AMBON
DOI:
https://doi.org/10.1111/ppay3f31Abstract
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri, terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia (kementrian kesehatan RI, 2022). Rendahnya kesadaran dan pengetahuan mengenai anemia menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi ini (JASMINE, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri terkait pencegahan anemia melalui kegiatan sosialisasi di SMP Negeri 11 Ambon. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada penyuluhan interaktif sebagai upaya edukasi kepada remaja putri tentang pentingnya pola makan sehat dan asupan zat besi yang cukup. Kegiatan sosialisasi melibatkan serangkaian penyuluhan terstruktur, diskusi, serta distribusi materi edukasi dalam bentuk cetak (Nutrition, 2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan mengenai anemia, penyebab, gejala, dan cara pencegahannya. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif dalam hal kesadaran memilih makanan yang kaya zat besi di kalangan remaja putri. Antusiasme dan keterlibatan aktif peserta selama sosialisasi juga menjadi indikasi keberhasilan pendekatan edukasi yang digunakan. Namun, terdapat tantangan dalam penerapan pola makan sehat terkait keterbatasan ekonomi dan akses makanan bergizi di beberapa keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi interaktif melalui sosialisasi merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri terkait pencegahan anemia. Diperlukan upaya lanjutan, termasuk keterlibatan pihak sekolah dan orang tua, untuk mendukung program pencegahan anemia yang lebih berkelanjutan.










